
© 2024. mySUKSES.MY.ID - by T.Dwiantoro.
All rights reserved.
Artikel dan Pendapat Mengenai Profesionalisme
Nama : Nisa Nevianingtias
Nim : 17211067
Profesionalisme merupakan salah satu pilar strategi dalam pembangunan kesehatan, untuk menjadi seorang tenaga kesehatan yang profesional harus mengikuti kemajuan teknologi, peningkatan pengetahuan dan keterampilan”. Demikian disampaikan Karumkital Kupang Letkol laut (K) Djoko Kriswanto ST, M.MT (https://lantamal7-koarmada2.tnial.mil.id/Berita/tabid/68/articleType/ArticleView/articleId/157/Default.aspx)
Profesionalisme adalah suatu sikap yang perlu dimiliki oleh seseorang dalam dunia kerja. Profesionalisme kerap menjadi salah satu hal yang dipelajari saat duduk di bangku kuliah. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), profesionalisme diartikan sebagai mutu, kualitas, dan tindak tanduk yang merupakan ciri suatu profesi atau orang yang profesional. Profesionalisme juga dapat dimaknai sebagai sikap mental dalam bentuk komitmen dari para anggota suatu profesi, agar senantiasa mewujudkan dan meningkatkan kemampuannya sesuai aturan serta etika yang berlaku. (https://kumparan.com/berita-bisnis/pengertian-profesionalisme-ciri-ciri-dan-prinsip-dasarnya-20Ste97bnKv/1)
Profesionalisme yang di
maksud adalah bagaimana seorang karyawan bisa menempatkan dirinya selama berada
dalam lingkup kerja maupun luar lingkup kerja. Bagaimana seorang karyawan bisa
menyelesaikan pekerjaan dengan penuh tanggung jawab, tepat waktu dan memiliki
nilai integritas. Integritas sendiri dapat berkaitan dengan sifat dan karakter
dari seseorang. Salah satu hal yang harus diperhatikan oleh karyawan juga
bagaimana dia bisa memanajemen emosi serta pikirannya atau membedakan hal
pribadi dengan pekerjaaan. Karena seperti yang kita ketahui, setiap orang pasti
mempunyai permasalahan hidupnya masing-masing di mana karyawan tersebut
dituntut agar pekerjaannya tidak terbengkalai dikarenakan permasalahan
internal. (https://www.djkn.kemenkeu.go.id/artikel/baca/15704/PROFESIONALISME-KERJA-DALAM-KEMAJUAN-LEMBAGA.html)
Jadi menurut pendapat
saya dari masing-masing artikel tersebut
Ketiga teks tersebut
mencakup berbagai aspek profesionalisme, mulai dari keterampilan dan
pengetahuan teknis hingga komitmen dan etika, pengendalian diri, dan
integritas. Hal ini menunjukkan bahwa menjadi seorang profesional tidak hanya
sekedar keterampilan, namun juga pola pikir, etos kerja, dan keseimbangan
personal-profesional. Pernyataan ini sangat relevan dengan dunia kesehatan
yang berkembang pesat. Kemampuan untuk
beradaptasi dengan teknologi baru dan terus memperbarui pengetahuan adalah
kunci dalam menyediakan layanan kesehatan yang berkualitas. Definisi-definisi
ini dengan jelas menunjukkan apa itu profesionalisme. Namun perlu diingat bahwa
profesionalisme tidak hanya sekedar teori, namun juga penerapannya dalam
kehidupan sehari-hari.
